STRUKTUR ATOM &
KONFIGURASI ELEKTRON
Modul Pembelajaran Interaktif Kimia SMA/SMK Fase E
Dikembangkan oleh:
Tri Goesema Putra S, M.Pd.
Identitas Siswa
Silakan isi data diri Anda sebelum memulai pembelajaran.
Selamat Datang, Siswa!
Kelas: X
Skor Game
0
Skor Kuis
0
© MPI Kimia SMA. All rights reserved.
Judul
Fase E - Kimia
Setelah mengikuti pembelajaran menggunakan modul interaktif ini, peserta didik diharapkan mampu:
-
Memahami Partikel Penyusun Atom
Mengidentifikasi proton, neutron, dan elektron serta menentukan nomor atom dan nomor massa suatu unsur.
-
Menganalisis Perkembangan Model Atom
Membedakan model atom Bohr dan mekanika kuantum dalam menjelaskan struktur atom.
-
Menentukan Bilangan Kuantum
Menentukan nilai bilangan kuantum utama (n), azimut (l), magnetik (m), dan spin (s) dari elektron terakhir.
-
Menuliskan Konfigurasi Elektron
Menerapkan prinsip Aufbau, larangan Pauli, dan aturan Hund dalam menuliskan konfigurasi elektron subkulit dan hubungannya dengan letak unsur dalam SPU.
Perkembangan Teori Atom
Pemahaman manusia tentang materi berawal dari filsuf Yunani (Democritus) yang menyatakan atom tak dapat dibagi. Namun, sains modern membuktikan atom memiliki struktur internal.
1. Model Dalton (1803)
Atom seperti bola pejal indivisibel. Kelemahan: Tidak bisa menjelaskan sifat listrik materi.
2. Model Thomson (1897)
Model "Roti Kismis". Atom bermuatan positif dengan elektron menyebar di dalamnya.
3. Model Rutherford (1911)
Atom sebagian besar ruang kosong. Memiliki inti kecil padat bermuatan positif di tengah.
4. Model Niels Bohr (1913)
Elektron mengelilingi inti pada lintasan (kulit) stasioner tanpa memancarkan energi.
5. Model Mekanika Kuantum (Modern)
Diusulkan oleh Heisenberg, de Broglie, dan Schrödinger. Posisi pasti elektron tidak dapat ditentukan (Prinsip Ketidakpastian), yang ada hanyalah kebolehjadian (probabilitas) menemukan elektron di ruang tertentu yang disebut Orbital.
Struktur Dasar Atom
Partikel Subatomik
| Partikel | Simbol | Muatan | Massa (sma) |
|---|---|---|---|
| Proton | p | +1 | 1 |
| Neutron | n | 0 | 1 |
| Elektron | e | -1 | 1/1836 (≈0) |
Notasi Atom
X = Lambang Unsur
A = Nomor Massa (Proton + Neutron)
Z = Nomor Atom (Jumlah Proton = Elektron pd atom netral)
Bilangan Kuantum
Menentukan "alamat" spesifik dari sebuah elektron di dalam atom.
Aturan Konfigurasi Elektron
Penyusunan elektron pada subkulit didasarkan pada tiga aturan utama mekanika kuantum:
1. Prinsip Aufbau
"Pengisian elektron dimulai dari tingkat energi terendah menuju tingkat energi tertinggi."
Urutan: 1s → 2s → 2p → 3s → 3p → 4s → 3d → 4p → 5s ...
2. Larangan Pauli
"Tidak ada dua elektron dalam satu atom yang memiliki keempat bilangan kuantum yang sama."
Satu orbital maksimal berisi 2 elektron dengan arah spin berlawanan (↑↓).
3. Aturan Hund
"Pada orbital yang setingkat (misal 3 orbital p), elektron mengisi orbital sendiri-sendiri terlebih dahulu dengan spin sejajar (↑), baru kemudian berpasangan (↑↓)."
Contoh Penulisan
Atom Natrium (Na) dengan Nomor Atom (Z) = 11
1s² 2s² 2p⁶ 3s¹
Atau menggunakan inti gas mulia (Neon, Z=10): [Ne] 3s¹
Kontrol Partikel
Unsur Teridentifikasi
Hidrogen (H)
Netral
Misi: Cocokkan Konfigurasi
Tarik unsur di sebelah kiri dan jatuhkan ke konfigurasi elektron terluar yang tepat.
Evaluasi Formatif
Uji pemahaman Anda dengan 5 soal pilihan ganda. Pilihan jawaban tidak dapat diubah setelah disubmit.
Pertanyaan akan muncul di sini?
Kuis Selesai!
Nilai Akhir Anda:
Nilai telah disimpan ke Rapor.
Rekam Jejak & Kompetensi
Laporan Hasil Belajar
Modul Interaktif: Struktur Atom & Konfigurasi Elektron
Mata Pelajaran: Kimia Fase E
| Nama Siswa | : | - |
| Kelas / Jurusan | : | - |
| Tanggal Akses | : | - |
Rekapitulasi Nilai
| Komponen Penilaian | Skor |
|---|---|
| Keterampilan (Game Edukatif) | 0 |
| Pengetahuan (Kuis Evaluasi) | 0 |
| NILAI AKHIR (Rata-rata) | 0 |
Status Ketercapaian: -
Guru Mata Pelajaran,
Tri Goesema Putra S, M.Pd.
NIP. -